Tahun depan, Sidoarjo tak boleh banjir
wah beberapa waktu lalu Sidoarjo bener2 dihajar hujan yang luar biasa… bahkan sempat lebih dari 4jam hujan tdk berhenti dengan intesitas yang berganti2.. mulai dari derassss puoolllll…. sampai rintik2 mesra
Walhasil Banjir menggenangi kawasan pusat kota di Sidoarjo khususnya pada hari Selasa, 27 Desember 2011. Akibatnya Sejumlah ruas jalan ditutup sementara akibat genangan air yang menyebabkan kemacetan lalu lintas.
saking hebohnya hujan.. seorang teman saya Handoko yang tinggal di Pondokjati I sempat mengupdate status FBnya soal pondokjati
yang mulai banjir… Bahkan, rumah Bupati Sidoarjo Saiful Ilah di Jalan Maulana Malik Ibrahim juga terendam banjir. Ketinggian air mencapai lutut orang dewasa. Nah dari hasil iseng2 jalan2 keliling kota tercatat kawasan yang terendam banjir meliputi Jalan Hang Tuah, Jalan Raden Fatah, Jalan Maulana Malik Ibrahim, wilayah Sidokare, Sidowayah, Kwadengan, Sepande, Sidokumpul, Pucang, Bluru, dan Kemiri. Banjir juga menggenangi Rumah Sakit Islam Siti Hajar.
Saya sempat membaca Tempo.Com menyikapi kejadian banjir ini Anggota Komisi Pembangunan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sidoarjo, ZainuL Lutfi, yang kebetulan juga alumni SMANISDA 1995 menuntut pemerintah Sidoarjo bisa segera tanggap atas bencana banjir ini, termasuk menanggulanginya serta mencegahnya.. bahkan ada desakan untuk segera melakukan pemetaan daerah rawan banjir sehinga masalah ini bisa diantisipasi.
semoga aja tahun depan sidoarjo kita bisa meminimalisir dampak dari curah hujan yang terjadi yaa karena kabar di media massa salahsatunya dari tempo.com yang mengabarkan rencana pemda Sidoarjo yaitu Untuk mencegah banjir, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menormalisasi kedua sungai Pucang dan Sidokare lantaran permukaan sungai dipenuhi sedimen berupa lumpur dan sampah. Akibatnya, badan sungai tak mampu menampung hujan deras yang mengguyur selama dua hari dan targetnya “Tahun depan, Sidoarjo tak boleh banjir .
lukmiarso.c
dari berbagai sumber.
foto : googling dan share pic on bb group





