Akhir dari Bung Tomo…..?????

arek arek suroboyo.......

arek arek suroboyo.......

Teman pembaca Sidoarjosaiki…. Setelah polemik berkepanjangan, Bung Tomo akhirnya menyandang gelar pahlawan nasional. Sejatinya, status ini tak pernah diinginkan orator ulung dari Surabaya itu. Setelah puluhan tahun diperjuangkan untuk mendapatkan gelar Pahlawan, akhirnya SOETOMO atau yang lebih dikenal dengan sapaan Bung TOMO mendapatkan gelar Pahlawan Nasional.

Dilaporkan rekan2 media bahwa  SUSILO BAMBANG YUDHOYONO (SBY) Presiden RI menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada tokoh pertempuran 10 Nopember tersebut di Istana Negara Jakarta, Jumat (07/11) lalu.

Memperingati peristiwa pertempuran 10 November 1945 di Surabaya, yang kemudian dikenal sebagai Hari Pahlawan, tidak bisa dilepaskan dari sosok Soetomo. Pria yang dikenal dengan sebutan Bung Tomo ini merupakan motor penggerak semangat arek-arek Suroboyo ketika menghadapi tentara Inggris dan sekutu yang berniat kembali menjajah Indonesia.

Lewat pidatonya yang berapi-api yang disiarkan Radio Republik Indonesia(RRI), pria kelahiran Kampung Blauran, Surabaya, 3 Oktober 1920 itu selalu menjadi inspirasi bagi para arek Suroboyo untuk berperang mati-matian meski dengan senjata ala kadarnya. Selepas masa perjuangan, Bung Tomo menjalani karier militer dan politik. Bung Tomo pernah diangkat menjadi mayor jenderal dan menempati pucuk pimpinan Tentara Nasional Indonesia (TNI) bersama Jenderal Soedirman.

Selain itu gelar Bintang Mahaputera Adipradana dianugerahkan kepada mantan Perdana Menteri Dr MOHAMMAD NATSIR, anggota panitia pembela tanah air KH ABDUL HALIM.

Selain itu dianugerahkan pula Bintang Mahaputera Utama kepada tokoh pejuang dari Kerajaan Sawitto di Sulawesi Selatan, PETTA LOLO LA SINRANG. Bintang Budaya Parama Dharma dianugerahkan kepada sutradara WAHYU SIHOMBING dan penulis MARAH RUSLI.

Keseluruhan penerima gelar pahlawan nasional dan Bintang Mahaputera serta Bintang Budaya Parama itu sudah wafat.

sementara itu.. hari minggu (09112008) ada pendapat dari BAGONG SUYANTO Sosiolog Unair Surabaya yang mengatakan, menjelang Hari Pahlawan saat ini, pahlawan bukan sekedar penghargaan formalitas pada seseorang yang sudah berjasa dalam perjuangan kemerdekaan, tapi pahlawan masa kini ialah bagi mereka yang bisa menyelesaikan persoalan bagi masyarakat.

BAGONG juga mengatakan, kalangan marjinal yang mampu membuat masyarakat di sekitarnya juga layak disebut pahlawan. Pahlawan inilah yang saat ini sangat dibutuhkan masyarakat, terutama ketika negara kita dalam kondisi yang sulit. semoga dengan berhasilnya bung tomo mendapat gelar pahlawan bisa menjadi inspirasi bagi kita untuk menjadi pahlawan minimal bagi diri kita sendiri… asal jangan menjadi pahlawan kesiangan… heheheheheheee🙂

Selamat hari pahlawan rek! Merdeka!!!

jabat erat dan salam kompak dari sidoarjosaiki!



~ by sidoarjosaiki on November 9, 2008.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: