aktivitas penanganan luapan lumpur oleh PT Minarak Lapindo terhenti

Penghentian aktivitas penanganan luapan lumpur oleh PT Minarak Lapindo Jaya membuat tanggul-tanggul penahan lumpur mengalami keterbatasan daya tahan.  Dari asumsi berdasarkan pengalaman sebelumnya, setidaknya daya tahan tanggul lumpur hanya sampai 16 bulan ke depan.Daya tahan tanggul penahan lumpur hanya 16 bulan dihitung dari bertambahnya tinggi elevasi lumpur rata-rata 1 meter selama 8 bulan tidak adanya penanganan lumpur sejak Oktober 2008 saat PT MLJ mengumumkan kesulitan keuangan akibat krisis finansial global.
AHMAD ZULKARNAIN Humas Badan Pelaksana Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BP BPLS) mengatakan sejak tanggul cincin hilang digerus lumpur, tidak ada lagi alat untuk mengukur volume lumpur yang keluar dan besarnya penurunan tanah di sana.
Dengan dihentikannya aktivitas penanganan tanggul ini maka Lapindo untuk kesekian kalinya mengingkari Perpres 14/2007 tentang BPLS. Dalam perpres tersebut, lapindo punya tanggungjawab mengalirkan lumpur dari pusat semburan ke Kali Porong dan menangani pembiayaan dan pemeliharaan tanggul utama

~ by sidoarjosaiki on June 15, 2009.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: