22 Desember 2011 ” SeLAmAt HaRi IbU ”

SelAmat HaRi IbU - 22 Des 2011

Hari ini hari ibu… hhmmm kata IBU.. mengingatkan saya sosok Ibu saya … hehehehe… The Best lah… ! Dan sebentar lagi pendamping saya😉 InsyaAllah pun akan menjadi seorang Ibu…

Namun menjadi keprihatinan ketika saya membaca sebuah tulisan di media online bahwa   Angka kematian ibu saat melahirkan masih sangat tinggi, terutama di daerah-daerah terpencil. Sebabnya sih macam2…mulai dari minimnya sarana medis sampai dangkalnya pengetahuan tentang segala sesuatu yang berhubungan dengan pertolongan pertama kelahiran, reproduksi, juga pernikahan dini.  http://kosmo.vivanews.com/news/read/232419-angka-kematian-ibu-hamil-masih-tinggi

Serta problematika seputar Human Trafficking dan KDRT … Semoga di hari Ibu di tahun2 mendatang semua tantangan bagi para ibu di Indonesia akan semakin bisa ditaklukkan… karena setahu saya peran ibu sangatlah penting bagi tumbuh kembang generasi Indonesia di masa mendatang… secara Religius Islami pun di jelaskan betapa besarnya peran Ibu..

Saya bukan orang yang ahli dalam soal agama namun setahu saya dijelaskan di dalam Al-Qur’an betapa pentingnya peran wanita, baik sebagai ibu, istri, saudara perempuan, mapun sebagai anak. Demikian pula yang berkenaan dengan hak-hak dan kewajiban-kewajibannya. Adanya hal-hal tersebut juga telah dijelaskan dalam sunnah Rasul.

Peran wanita dikatakan penting karena banyak beban-beban berat yang harus dihadapinya, bahkan beban-beban yang semestinya

Pendampingku - calon Ibu yang sedang sibuk dengan bisnis online nya🙂

 dipikul oleh pria. Oleh karena itu, menjadi kewajiban bagi kita untuk berterima kasih kepada ibu, berbakti kepadanya, dan santun dalam bersikap kepadanya. Kedudukan ibu terhadap anak-anaknya lebih didahulukan daripada kedudukan ayah. Ini disebutkan dalam firman Allah,

“Dan Kami perintahkan kepada manusia (agar berbuat baik) kepada ibu-bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu. Hanya kepada-Ku lah kamu akan kembali.” (QS. Luqman: 14)

Begitu pula dalam firman-Nya, “Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada ibu bapaknya. Ibunya telah mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah (pula). Mengandung dan menyapihnya adalah tiga puluh bulan.” (QS. Al-Ahqaf: 15)

Ibu kucing dan anak2 kesayangannya..🙂

Dalam sebuah hadits disebutkan bahwa pernah ada seorang laki-laki datang kepada Rasulullah dan berkata, “Wahai Rasulullah, siapa orang yang paling berhak bagi aku untuk berlaku bajik kepadanya?” Nabi menjawab, “Ibumu.” Orang itu bertanya lagi, “Kemudian setelah dia siapa?” Nabi menjawab, “Ibumu.” Orang itu bertanya lagi, “Kemudian setelah dia siapa?” Nabi menjawab, “Ibumu.” Orang itu bertanya lagi, “Kemudian setelah dia siapa?” Nabi menjawab, “Ayahmu.” (HR. Bukhari, Kitab al-Adab no. 5971 juga Muslim, Kitab al-Birr wa ash-Shilah no. 2548)

Dari hadits di atas, hendaknya besarnya bakti kita kepada ibu tiga kali lipat bakti kita kepada ayah. Kemudian, kedudukan isteri dan pengaruhnya terhadap ketenangan jiwa seseorang (suami) telah dijelaskan dalam Al-Qur’an.

Allah berfirman,
“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untuk kalian istri-istri dari jenis kalian sendiri, supaya kalian cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan menjadikan rasa kasih dan sayang di antara kalian.” (QS. Ar-Rum: 21)

sedangkan dalam konteks peran ibu dalam negara dan bangsa saya sedikit mengutip sebuah wawancara Prof Dr Meutia Farida Hatta Swasono Menteri Negara Pemberdayaam Perempuan di tahun 2008 lalu (  http://www.gemari.or.id/file/edisi95/gemari9527.pdf  )

bahwa gunanya ibu-ibu sebagai penanam nilai-nilai yang akan menumbuhkan sikap baik sebagai salah satu bentuk atau salah satu bagian dari karakter bangsa peranan ibu-ibu itu sangat besar.  Sementara mengutip ( juga🙂 )  penjelasan Kabid Pengembangan nilai-nilai bangsa Bakesbang Linmas Kabupaten Sidoarjo Sudarmono dalam sebuah seminar penguatan karaktersitik ibu dalam pembentukan moral,  bahwa Peran ibu sangat strategis dalam pembentukan moral pemuda, untuk itu  meskipun bukan sebagai kepala rumah tangga, keberadaan ibu dalam memberikan penguatan moral putra-putri mereka, memiliki peran cukup vital.

Sekali lagi … Semoga di hari Ibu di tahun2 mendatang semua tantangan bagi para ibu di Indonesia akan semakin bisa ditaklukkan… Amieen!

 

Sebuah Apresiasi bagi semua Ibu dan calon Ibu di Indonesia ku yang kucinta :

happy mother day

Ibu merupakan kata tersejuk yang dilantunkan oleh bibir – bibir manusia.
Dan “Ibuku” merupakan sebutan terindah.
Kata yang semerbak cinta dan impian, manis dan syahdu yang memancar dari kedalaman jiwa.

Ibu adalah segalanya. Ibu adalah penegas kita dilaka lara, impian kta dalam rengsa, rujukan kita di kala nista.
Ibu adalah mata air cinta, kemuliaan, kebahagiaan dan toleransi. Siapa pun yang kehilangan ibinya, ia akan kehilangan sehelai jiwa suci yang senantiasa
merestui dan memberkatinya.

Alam semesta selalu berbincang dalam bahasa ibu. Matahari sebagai ibu bumi yang menyusuinya melalui panasnya.
Matahari tak akan pernah meninggalkan bumi sampai malam merebahkannya dalam lentera ombak, syahdu tembang beburungan dan sesungaian.

Bumi adalah ibu pepohonan dan bebungaan. Bumi menumbuhkan, menjaga dan membesarkannya. Pepohonan
dan bebungaan adalah ibu yang tulus memelihara bebuahan dan bebijian.

Ibu adalah jiwa keabadian bagi semua wujud.
Penuh cinta dan kedamaian.

:+: Khalil Gibran :+:

Jabat Erat

Lukmiarso Cahyoadhi

Sumber Tulisan : dari berbagai sumber

~ by sidoarjosaiki on December 22, 2011.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: