Siswa SMP Muhammidyah 5 Surabaya kenalkan Antiseptik Alami

proses pembuatan antiseptik

proses pembuatan antiseptik

Siswa-siswi SMP Muhammadiyah 5 Surabaya, mengenalkan antiseptik alami yang murah dan mudah ditemui di sekitar kita, Kamis (7/4/2016). Diantara antiseptik alami tersebut berbahan jeruk, lidah buaya dan garam. Selain memperkenalkan antiseptik alami, siswa juga diajak untuk mengingat 7 April diperingati sebagai Hari Kesehatan Dunia, bertepatan dengan lahirnya World Health Organization (WHO).

Menurut Humas SMP Muhammadiyah 5 Surabaya, Syafi’ur Rohman, pengunaan obat antiseptik tidak harus mahal, masyarakat yang ingin menjaga kekebalan tubuh bisa memanfaatkan tumbuhan alami di sekitar untuk membasmi bakteri,” terangnya.

Di SMP Muhammadiyah 5 Pucang Surabaya, ketika hendak memasuki kantin sekolah, para pengunjung harus terbebas dari kuman, salah satunya mereka mencuci tangan dengan antiseptik alami seperti jeruk nipis, lemon, lidah buaya atau air garam.

humas SMP Muh.5 Sby

humas SMP Muh.5 Sby

“Yang kita kenalkan ini adalah antiseptik alami. Jadi masyarakat kan sering pakai antiseptik bahan kimia, ini alami, ada bahan dari jeruk nipis, lemon, lidah buaya juga, harapannya apa, agar masyarakat paham, dan dapat memanfaatkan bahan alami untuk melindungi tubuh kita, ini sekaligus komitmen kami dalam momentum hari Kesehatan Dunia,” ujarnya.

Menurut Syafii menumbuhkan kesadaran akan hidup bersih penting. Terlebih sekarang ini berbagai virus marak terjadi. “Sekarang ini kasus flu burung marak ya, harapan kita seluruh masyarakat dapat terjaga dari segala penyakit,” timpalnya.

IMG_20160407_092818Apa yang dilakukan ini, lanjutnya, sekaligus bentuk pembelajaran terhadap siswa. Tumbuhan yang ada di sekitar kita dapat dikatakan sebelumnya disepelekan, ternyata mempunyai khasiat yang sangat tinggi dan bermanfaat jika dikembangkan.

Sementara itu, Mohammad Osama Putra pelajar kelas 9, SMP Muhammadiyah 5, Pucang Surabaya, mengaku penggunaan antiseptik alami dari bahan buah-buahan dan tumbuhan baru diketahuinya.

Tumbuhan dan buah-buahan yang dinilainya tidak bermanfaat justru mempunyai kelebihan. “Ini menggunakan antispetik alami. Ya agak gimana gitu, tapi tidak apa-apa ini kan untuk mencegah bakteri dan kuman,” tuturnya.

Senada, pelajar kelas 9 SMPM 5 Pucang Surabaya, Aqmal Rasyadan, juga mengaku penggunaan antiseptik alami dari bahan buah-buahan dan tumbuhan baru diketahuinya. “Tumbuhan dan buah-buahan yang saya kira tidak bermanfaat ternyata mempunyai kelebihan seperti digunakan untuk antispetik alami,” tuturnya.IMG_20160407_093006

Selaku Ketua OSIS SMPM 5 Pucang Surabaya, dirinya mendukung sekolahnya agar membuat lokasi cuci tangan dan tempat antiseptik di setiap sudut sekolahnya. “Setidaknya sekolah bisa menyediakan wastafel, biasanya setelah jam istirahat pastinya tangan dari siswa kotor, entah itu habis jajan atau bermain bola,” harapnya. (ro)

Teks foto: Tampak siswa-siswi SMP Muhammadiyah 5 Pucang Surabaya, menyiapkan bahan antiseptik alami, seperti lidah buaya, jeruk maupun garam.

~ by sidoarjosaiki on April 10, 2016.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: